Kalkulator Gaji Bersih (THP)

Hitung gaji bersih setelah potongan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan (JHT, JP), dan PPh 21 TER.

Rp
Rp

Hasil akan muncul di sini

Isi form di sebelah kiri dan tekan Hitung Gaji Bersih untuk melihat simulasi take home pay Anda.

Apa Itu Gaji Bersih (Take Home Pay) dan Kenapa Penting Banget Buat Kamu Tahu?

Kamu fresh graduate yang baru dapet offering letter dengan angka gaji yang bikin senyum-senyum sendiri? Atau karyawan yang lagi nego naik gaji sama atasan? Eits, tunggu dulu! Jangan buru-buru menghayal mau beli ini-itu sebelum kamu paham bedanya gaji kotor (gross) sama gaji bersih (take home pay/THP). Karena percaya deh, angka yang tertulis di surat kontrak kerja kamu itu bukanlah angka yang bakal utuh masuk ke rekening tiap bulan.

Gaji bersih alias take home pay (THP) adalah jumlah uang yang benar-benar kamu terima di rekening setelah dipotong berbagai kewajiban wajib seperti BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan (JHT dan JP), serta potongan pajak penghasilan PPh 21. Jadi intinya, THP = Gaji Bruto − Total Potongan. Kalkulator di atas bakal ngitungin semuanya buat kamu secara instan dan akurat — tinggal masukin gaji pokok, tunjangan, dan status tanggungan.

Satu Per Satu: Potongan yang Bikin Gaji Kamu "Menyusut"

Biar nggak kaget pas liat slip gaji pertama, yuk kita bedah satu-satu komponen potongan yang wajib ditanggung karyawan:

1. JHT — Jaminan Hari Tua (2%)

Ini potongan wajib dari BPJS Ketenagakerjaan yang dipotong 2% dari gaji kamu setiap bulan. Tenang, uang ini nggak hilang — nanti bisa kamu cairkan pas pensiun, resign setelah minimal 10 tahun jadi peserta, atau untuk keperluan KPR/perumahan. Jadi lebih tepat disebut tabungan paksa jangka panjang.

2. JP — Jaminan Pensiun (1%)

Potongan 1% ini khusus buat dana pensiun kamu nanti. Ada batas atas gaji (cap) resmi dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 10.042.300. Artinya, kalau gaji kamu di atas angka itu, potongan JP tetap dihitung dari Rp 10.042.300 aja — nggak lebih.

3. BPJS Kesehatan (1%)

Iuran peserta pekerja penerima upah (PPU) adalah 1% dari gaji, dengan batas atas (cap) Rp 12.000.000. Jadi kalau gaji bruto kamu di atas Rp 12 juta, potongannya tetap Rp 120.000 per bulan. Ini udah mencakup kamu dan maksimal 4 anggota keluarga (suami/istri + 3 anak).

4. PPh 21 — Pajak Penghasilan

Nah ini dia komponen yang paling bikin penasaran! Sejak tahun 2024, pemerintah resmi pakai metode Tarif Efektif Rata-Rata (TER). Intinya, potongan pajak PPh 21 bulanan kamu dihitung berdasarkan gaji bruto × persentase tarif yang udah ditentuin di tabel TER (ada 3 kategori: A, B, C — tergantung status PTKP kamu). Makin tinggi gaji dan makin sedikit tanggungan kamu, makin gede persentase pajaknya.

Rumus Simpel Gaji Bersih (THP)

Gaji Bruto = Gaji Pokok + Tunjangan Tetap
JHT = Gaji Bruto × 2%
JP = min(Gaji Bruto, Rp 10.042.300) × 1%
BPJS Kes = min(Gaji Bruto, Rp 12.000.000) × 1%
PPh 21 = Gaji Bruto × Tarif TER (sesuai Kategori PTKP)

THP = Gaji Bruto − (JHT + JP + BPJS Kes + PPh 21)

Siapa yang Wajib Paham Kalkulator Ini?

  • Fresh Graduate: Jangan cuma liat angka gaji di offering letter. Pastiin kamu udah hitung THP-nya biar bisa atur budgeting kos, makan, transport, dan nabung.
  • Karyawan yang Mau Resign & Pindah Kerja: Bandingin THP dari tawaran kantor baru vs kantor sekarang. Bisa jadi gaji kotor lebih besar, tapi THP lebih kecil karena PTKP beda atau struktur tunjangan beda.
  • HRD & Payroll Staff: Pake kalkulator ini sebagai second opinion sebelum ngirim slip gaji ke karyawan.
  • Siapa pun yang Kepo: Karena literasi finansial itu penting, dan ngerti beda gross vs nett adalah langkah awal yang fundamental.

Sudah Paham? Yuk, Hitung Gaji Kamu Sekarang!

Sekarang kamu udah ngerti semua teori soal potongan gaji — dari JHT, JP, BPJS Kesehatan, sampai PPh 21 TER. Jadi nggak ada alasan lagi buat blank pas liat slip gaji tiap bulan. Tinggal scroll ke atas, masukin gaji pokok sama tunjangan kamu, pilih status tanggungan, dan lihat hasilnya langsung. Simpel, instan, dan yang paling penting: gratis tanpa daftar!

⚠️ Disclaimer Penting: Hasil perhitungan kalkulator ini bersifat estimasi untuk memberikan gambaran simulasi pribadi. Kondisi aktual di slip gaji kamu bisa berbeda karena dipengaruhi komponen lain seperti BPJS JKK & JKM (ditanggung perusahaan), bonus, lembur, iuran pensiun tambahan, kebijakan internal perusahaan, dan status PTKP riil kamu. Untuk perencanaan finansial yang lebih presisi, sangat disarankan konsultasi langsung dengan tim HRD atau konsultan pajak kepercayaan kamu ya!