Kalkulator Pajak PPh 21
Estimasi potongan pajak bulanan metode TER — sesuai PMK No. 168/2023.
Hasil akan muncul di sini
Isi form di sebelah kiri dan tekan Hitung Pajak untuk melihat estimasi PPh 21.
Mengenal Tarif Efektif Rata-Rata (TER) PPh 21: Aturan Baru yang Bikin Gampang!
Pernah nggak sih kamu nerima slip gaji tiap bulan terus bingung sendiri lihat potongan pajaknya? Kadang suka mikir, "Duh, ini ngitung pajaknya dari mana sih kok bisa segini?" Apalagi buat kamu yang baru pertama kali kerja dan gajinya udah masuk kriteria wajib pajak. Nah, sejak tanggal 1 Januari 2024, pemerintah kita (melalui Direktorat Jenderal Pajak) ngeluarin aturan baru yang bikin urusan hitung-hitungan pajak ini jauh lebih simpel. Namanya adalah Metode Tarif Efektif Rata-Rata atau biasa disingkat TER.
Aturan TER ini resmi diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2023 dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 168 Tahun 2023. Tujuan utamanya sih bagus banget, yaitu biar kamu, aku, dan tim HRD di kantor nggak perlu lagi pusing ngitung pajak pakai rumus Pasal 17 yang berbelit-belit itu untuk potongan bulanan. Dengan metode TER, proses pemotongan Pajak Penghasilan (PPh 21) setiap bulannya jadi super praktis! Kamu tinggal mencocokkan total gaji bruto bulanan kamu dengan tabel tarif yang udah disediain sama pemerintah.
Gimana Sih Pembagian Kategori TER Itu?
Buat nentuin berapa persen potongan pajak kamu, pemerintah ngebagi status PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) jadi tiga kategori besar. Kategori ini ditentukan berdasarkan status pernikahan kamu dan berapa jumlah tanggungan yang kamu biayai (kayak anak atau orang tua). Yuk, cek kamu masuk kategori mana:
- Kategori A: Buat kamu yang masih single tanpa tanggungan (TK/0), single dengan 1 tanggungan (TK/1), atau udah nikah tapi belum punya anak/tanggungan (K/0).
- Kategori B: Masuk sini kalau kamu single dengan 2 tanggungan (TK/2), single dengan 3 tanggungan (TK/3), nikah dengan 1 tanggungan (K/1), atau nikah dengan 2 tanggungan (K/2).
- Kategori C: Khusus buat kamu yang udah nikah dan punya beban 3 tanggungan (K/3).
Setiap kategori (A, B, dan C) punya tabel persentase pajaknya masing-masing yang disesuaikan dengan rentang gaji bruto kamu. Jadi, persentase pajaknya pasti bakal beda antara si jomblo bergaji 10 juta dengan bapak beranak dua yang juga bergaji 10 juta. Adil, kan?
Cara Super Gampang Ngitung PPh 21 TER
Kalau dulu kamu harus ngurangin gaji bruto dengan biaya jabatan, biaya pensiun, terus disetahunkan dulu, sekarang lupakan semua kerumitan itu! Rumus baru buat ngitung potongan bulanan kamu cuma sesimpel ini:
Misalnya nih, kamu masuk Kategori A dan gajimu Rp 10.000.000 sebulan. Kamu tinggal liat tabel TER Kategori A, oh ternyata gaji rentang segitu kena tarif 2%. Berarti potongan pajak kamu bulan itu cuma Rp 10.000.000 dikali 2%, alias Rp 200.000 doang. Gampang banget, kan? Nggak perlu pusing mikirin biaya pengurangan ini itu. Makanya kalkulator di atas bisa ngasih hasil yang instan dan akurat banget buat kamu.
Satu Hal Penting yang Wajib Kamu Tahu
Sistem TER ini emang bikin hidup lebih mudah, tapi ada satu hal yang wajib kamu ingat. Metode hitung TER ini cuma dipakai dari bulan Januari sampai bulan November aja. Nah, pas masuk bulan Desember (atau bulan terakhir kamu resign kerja), hitungannya bakal balik lagi pakai metode tarif progresif Pasal 17 kayak zaman dulu buat nentuin pajak setahun penuh. Total pajak setahun itu nantinya bakal dikurangin sama total pajak (TER) yang udah kamu setor dari Januari-November. Hasil akhirnya itulah yang bakal dipotong (atau dikembalikan kalau lebih bayar) di slip gaji bulan Desember kamu.
⚠️ Disclaimer Penting: Hasil perhitungan kalkulator PPh 21 ini ditujukan untuk memberikan kamu gambaran estimasi dan simulasi pribadi. Kondisi potongan di slip gaji aslimu mungkin sedikit berbeda karena dipengaruhi unsur lain seperti tunjangan BPJS, bonus, lembur, dan kebijakan internal perusahaan kamu. Kalau ada kebingungan atau butuh angka yang sangat presisi, jangan ragu buat nanya langsung ke tim HRD atau konsultan pajak kepercayaan kamu ya!